
Situs jejaring Sosial semakin marak digemari para netter. Seperti Facebook, Friendster, Myspace, situs micro blogging seperti Plurk atau Twitter dan masih banyak lagi yang lainnya. Situs jejaring sosial tersebut memberikan dampak yang amat luar biasa. Jarak jauh bukan lagi menjadi alasan terhalangnya komunikasi dengan sahabat, kerabat, keluarga, rekan, teman, pacar dsb. Semua dengan mudah dapat di akses lewat situs jejaring tersebut. Otomatis dengan modal koneksi internet saja, kita bisa menyapa, atau sekedar bercanda tawa dengan teman-teman. Alhasil silaturahmi tetap terjaga.
Namun di balik kemudahannya itu, dunia maya akan semakin membahayakan karena kehadiran para Penguntit atau menurut istilah dari berita yang aku baca di sebut Stalker. Dengan situs jejaring social seperti Facebook para penguntit dengan mudah melihat tingkah laku kita. Sering kali kita di add oleh orang yang tidak kita kenal sebelumnya. Jangan jadikan alasan ingin menambah banyak teman, lalu anda menerima mereka. Karena mungkin saja kan kehadiran mereka sebagai penguntit, yang nantinya merugikan kita. Orang biasa kok di kuntit in … wikikikiki
*bahasaku nyleneh.
Biasanya kan hanya orang-orang penting yang profile dan keberadaannya ingin diketahui oleh kebanyakan orang. Jangan remehin dech, terkadang orang disekitar kita yang kita anggap musuh atau mungkin saja dengan orang yang punya sejarah tidak baik dengan kita ingin mengetahui gerak gerik kita. Ex : pacarnya mantan pacar, Mantan pacar, mantan teman de el el. Mereka dengan mudah mengetahui segala sesuatu tentang kita, lewat Facebook. Atau mungkin penguntit yang tidak anda kenal bicara senonoh atau melakukan sesuatu yang tidak berkenan di hati kita.
Siapa yang tidak geram coba kalo ada orang seperti itu
, \seperti yang saya alami beberapa hari yang lalu. Ada penguntit yang metitit di Facebook saya. Sebel sekali rasanya
Seperti kita ketahui lewat facebook si penguntit bisa mengetahui segala aktifitas kita seperti album baru, status baru, apa yang kita lakukan, apa yang kita fikirkan dsb. Semua nya dapat di lihat melalui news feed Facebook. Orang yang tidak kita kenal yang sudah menjadi friend list kita akan dengan gampang melihatnya. Untuk itu, sebaiknya :
Pilih-pilih lah ketika ada orang yang add Fb anda, jika dirasa tidak kenal maka sebaiknya jangan diterima atau dengan cara yang lebih baik yang itu mengkhususkan siapa-siapa saja yang bisa melihat album, caranya
Facebook > Setting > Privacy di situ anda bisa mengatur semuanya mulai dari siapa siapa saja yang boleh melihat profile anda, album , status dsb. Satu lagi, jangan bikin status yang terlalu Freak, misalnya saja “Sedang makan sama pacar di Tirto Wening” “Lagi jalan sama si A, Si B de el el” . Hal-hal seperti ini menunjukkan bahwa anda senang sekali mengumbar informasi pribadi kepada orang.
Maka dari itu, mulailah hati² dengan Facebook anda kawan!
Gambar : Google



*baru kepikiran




Olip Reply:
November 18th, 2009 at 3:18 pm
lah iki malah saru nang k3n3
[Reply]